21

6 Sunnah Saat Idul Fithri

Apa saja amalan atau adab yang perlu diingat ketika kita berada di hari Idul Fithri? Berikut penjelasannya.

1- Disunnahkan untuk mandi sebelum berangkat shalat Idul Fithri
Dari ‘Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu, seseorang pernah bertanya pada ‘Ali mengenai mandi. ‘Ali menjawab, “Mandilah setiap hari jika kamu mau.” Orang tadi berkata, “Bukan. Maksudku, manakah mandi yang dianjurkan?” ‘Ali menjawab, “Mandi pada hari Jum’at, hari ‘Arafah, hari Idul Adha dan Idul Fithri.” (HR. Al-Baihaqi, 3: 278. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih. Lihat Al-Irwa’, 1: 177)

2. Berhias diri dan memakai pakaian terbaik
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memiliki jubah khusus yang beliau gunakan untuk Idul Fithri dan Idul Adha, juga untuk digunakan pada hari Jum’at.” (HR. Ibnu Khuzaimah dalam kitab shahihnya, 1765)

Diriwayatkan pula dari Al-Baihaqi dengan sanad yang shahih bahwa Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma biasa memakai pakaian terbaik di hari ‘ied.

Aturan berpenampilan menawan di hari ‘ied berlaku bagi pria. Sedangkan bagi wanita, lebih aman baginya untuk tidak menampakkan kecantikannya di hadapan laki-laki lain. Kecantikan wanita hanya spesial untuk suami.

3- Makan sebelum shalat Idul Fithri
Dari ‘Abdullah bin Buraidah, dari ayahnya, ia berkata,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- لاَ يَغْدُو يَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَأْكُلَ وَلاَ يَأْكُلُ يَوْمَ الأَضْحَى حَتَّى يَرْجِعَ فَيَأْكُلَ مِنْ أُضْحِيَّتِهِ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berangkat shalat ‘ied pada hari Idul Fithri dan sebelumnya beliau makan terlebih dahulu. Sedangkan pada hari Idul Adha, beliau tidak makan lebih dulu kecuali setelah pulang dari shalat ‘ied baru beliau menyantap hasil qurbannya.” (HR. Ahmad 5: 352. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth mengatakan bahwa hadits ini hasan)

4- Bertakbir dari rumah menuju tempat shalat
Ketika puasa Ramadhan telah sempurna, kita diperintahkan untuk mensyukurinya dengan memperbanyak takbir. Allah Ta’ala berfirman,

وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

“Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.” (QS. Al Baqarah: 185).
Memperbanyak takbir dari rumah menuju
tempat shalat (Al Baqarah : 185)

5- Saling mengucapkan selamat (at-tahniah)
Termasuk sunnah yang baik yang bisa dilakukan di hari Idul Fithri adalah saling mengucapkan selamat. Selamat di sini baiknya dalam bentuk doa seperti dengan ucapan “taqabbalallahu minna wa minkum” (semoga Allah menerima amalan kami dan kalian). Ucapan seperti itu sudah dikenal di masa salaf dahulu.

فعن جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ قَالَ : كَانَ أَصْحَابُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا اِلْتَقَوْا يَوْمَ الْعِيدِ يَقُولُ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ : تَقَبَّلَ اللَّهُ

6- Melewati jalan pergi dan pulang yang berbeda
Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,

عَنْ جَابِرٍ قَالَ كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – إِذَا كَانَ يَوْمُ عِيدٍ خَالَفَ الطَّرِيقَ

Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika berada di hari ied (ingin pergi ke tempat shalat, pen.), beliau membedakan jalan antara pergi dan pulang. (HR. Bukhari, no. 986)

Semoga bermanfaat. Yuk amalkan!

Semoga hari ied kita penuh berkah, taqabbalallahu minna wa minkum, kullu ‘aamin wa antum bi khair.

20

Masih Ada Waktu Untuk Mendulang Pahala

Selayaknya bagi setiap mukmin untuk terus semangat dalam beribahadah di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan lebih dari lainnya. Di sepuluh hari terakhir tersebut terdapat lailatul qadar. Allah Ta’ala berfirman,

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan” (QS. Al Qadar: 3). Lailatul qadar adalah malam yang penuh kemuliaan. Telah terdapat keutamaan yang besar bagi orang yang menghidupkan malam tersebut. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa melaksanakan shalat pada lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 1901)

Menghidupkan lailatul qadar adalah menghidupkan mayoritas malam dengan ibadah dan tidak mesti seluruh malam. Bahkan Imam Asy Syafi’i dalam pendapat yang dulu mengatakan, “Barangsiapa yang mengerjakan shalat Isya’ dan shalat Shubuh di malam qadar, ia berarti telah dinilai menghidupkan malam tersebut”. (Latho-if Al Ma’arif, hal. 329). Menghidupkan malam lailatul qadar pun bukan hanya dengan shalat, bisa pula dengan dzikir dan tilawah Al Qur’an (‘Aunul Ma’bud, 4/176). Namun amalan shalat lebih utama dari amalan lainnya di malam lailatul qadar berdasarkan hadits, “Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 1901).

Mari bersemangat ibadah di akhir Ramadhan, jangan sia-siakan kesempatan untuk meraih pahala sebanyak-banyaknya.

19

Tangis Perpisahan Ramadhan

Ibnu Rajab rahimahullah berkata : “Bagaimana mungkin air mata seorang mukmin tidak menetes tatkala berpisah dengan Ramadhan, sedang ia tidak tahu apakah masih ada sisa umurnya untuk berjumpa lagi. Hati orang-orang yang bertaqwa mencintai bulan ini dan bersedih karena pedihnya perpisahan dengannya” Lathaif Al-Ma’arif, karya Ibnu Rajab

18

Bersungguh-sungguh di malam akhir yang tersisa

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa ketika memasuki sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan, beliau kencangkan sarungnya (bersungguh-sungguh dalam ibadah dengan meninggalkan istri-istrinya), menghidupkan malam-malam tersebut dengan ibadah, dan membangunkan keluarganya untuk beribadah.” (HR. Bukhari, no. 2024 dan Muslim, no. 1174).

Ramadhan 1446H

Semoga Bermanfaat
Silakan save dan share ✨

======================================
Nuraida Islamic Boarding School
Membina Generasi Rabbani Berprestasi Menuju Ridha Ilahi
======================================

25maret

HIKMAH DI BALIK ZAKAT FITRAH

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mewajibkan zakat fitrah untuk menyucikan orang yang berpuasa dari bersenda gurau dan kata-kata keji, dan juga untuk memberi makan orang miskin. Barangsiapa yang menunaikannya sebelum shalat (‘Id) maka zakatnya diterima dan barangsiapa yang menunaikannya setelah shalat maka itu hanya dianggap sebagai sedekah di antara berbagai sedekah.”

(HR. Abu Daud no 1609, Ibnu Majah no 1827)

Ramadhan 1446H

Semoga Bermanfaat
Silakan save dan share ✨

======================================
Nuraida Islamic Boarding School
Membina Generasi Rabbani Berprestasi Menuju Ridha Ilahi
======================================

feed nibs (82)

Kapan Waktu Pembayaran Zakat Fitrah ?

Yang menunjukkan waktu afdhol adalah hadits Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata,

مَنْ أَدَّاهَا قَبْلَ الصَّلاَةِ فَهِىَ زَكَاةٌ مَقْبُولَةٌ وَمَنْ أَدَّاهَا بَعْدَ الصَّلاَةِ فَهِىَ صَدَقَةٌ مِنَ الصَّدَقَاتِ.

“Barangsiapa yang menunaikan zakat fithri sebelum shalat maka zakatnya diterima dan barangsiapa yang menunaikannya setelah shalat maka itu hanya dianggap sebagai sedekah di antara berbagai sedekah.” (HR. Abu Daud no. 1609 dan Ibnu Majah no. 1827. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).

Sedangkan dalil yang menunjukkan waktu dibolehkan yaitu satu atau dua hari sebelum adalah disebutkan dalam shahih Al Bukhari,
“Dan Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma memberikan zakat fithri kepada orang-orang yang berhak menerimanya dan dia mengeluarkan zakatnya itu sehari atau dua hari sebelum hari Raya ‘Idul Fithri.” (HR. Bukhari no. 1511).

Ada juga sebagian ulama yang membolehkan zakat fithri ditunaikan tiga hari sebelum ‘Idul Fithri. Riwayat yang menunjukkan dibolehkan hal ini adalah dari Nafi’, ia berkata,
“‘Abdullah bin ‘Umar memberikan zakat fitrah atas apa yang menjadi tanggungannya dua atau tiga hari sebelum hari raya Idul Fithri.”
(HR. Malik dalam Muwatho’nya no. 629, 1: 285).

Semoga bermanfaat
Baarokallahu fiikum

486191335_18263660230272903_7938546887111664651_n

Pengumuman

Bismillah,

Bagi calon wali santri yang ingin survey insya allah Mahad Nuraida akan buka kembali 9 April 2025.

Untuk informasi tentang Ma’had kami silahkan mengunjungi media sosial kami:
🌺Website: www.nibs.sch.id
🌺IG: @nuraida_ibs
🌺FB: SMP-SMA Nuraida Islamic Boarding School
🌺Youtube: SMP-SMA NIBS Official

Untuk pendaftaran silahkan mengunjungi :

🌼Pendaftaran SMA:
https://ppdb.nibs.sch.id/form-pendaftaran-sma/

🌼Pendaftaran SMP:
https://ppdb.nibs.sch.id/form-pendaftaran-smp/

👌🏽Untuk keterangan lebih lanjut bisa menghubungi Contact Person (WA):

☎️Admin: https://wa.me/+6281311141632

======================================
Nuraida Islamic Boarding School
Membina Generasi Rabbani Berprestasi Menuju Ridha Ilahi
======================================

#boardingschoolbogor #sekolahfavoritbogor #sekolahkhususperempuan #kajiansunnah #infokajian #mahadsunnah #sekolahsunnah #ponpesbogor #penuntutilmu #ppdb2023 #ppdb2024

done

Perbanyak Memanjatkan Doa Ini

Aisyah رضي الله عنها mengatakan
“Wahai Rasulullah, bagaimana menurut Anda apabila aku menjumpai Lailatul Qadr, do’a apa yang semestinya aku panjatkan?”

Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda, “Katakanlah:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى

ALLAAHUMMA INNAKA ‘AFUWWUN TUHIBBUL ‘AFWA FA’FU ‘ANNII

“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi maaf, senang terhadap sifat pemaaf, maka berikanlah maaf kepadaku.’

(HR. Ahmad, Ibnu Majah, dan selainnya)
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin رحمه الله mengatakan,
“Ini adalah sebagian dari doa yang paling utama dipanjatkan pada Lailatul Qadr.”
Sumber: Majmu’ Fatawa wa Rasail ibn Utsaimin, (14/152)

RAMADHAN 1446 (5)

Semoga Kita Tidak Celaka

Kalimat “Celakalah orang yang mendapati bulan Ramadhan, namun dosanya tidak diampuni” mengingatkan betapa berharganya bulan Ramadhan sebagai waktu untuk meraih ampunan Allah, dan betapa meruginya jika seseorang tidak bisa meraihnya.

Mari memaksimalkan ibadah di sisa Ramadhan dan tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk meraih ampunan Allah.

NEW_NIBS (2)

Kegiatan Panen Raya P5 dan Pameran Hasil Karya Thalibah SMP NIBS

Rabu pagi, 19 Maret 2025, kegiatan panen raya P5 dan pameran hasil karya thalibah SMP NIBS TP 2024/2025 berlangsung hari ini di Aula Shafiyyah.

Tidak hanya dipamerkan, namun pengunjung yang hadir juga dapat membeli hasil panen sayuran hidroponik dan juga hasil karya thalibah.

Selain itu akan ada penilaian bagi stand yang paling banyak mendapatkan stiker emoticon dari pengunjung.

Semoga dengan kegiatan ini, semakin berkembang nya kemampuan dan bakat yang di miliki thalibah SMP NIBS, juga sebagai sarana edukasi dalam bermuamalah yang baik dengan orang banyak, selain itu kekompakkan dan kerjasama kelompok juga semakin kuat. Tetap semangat shalihah, Baarakallahu Fiikum