Sunnah-sunnah Puasa – Riyad Al Aziz, BA, M.Pd

Puasa merupakan salah satu ibadah yang penting dalam agama Islam. Selain memiliki nilai spiritual yang tinggi, puasa juga memiliki banyak manfaat kesehatan bagi tubuh dan pikiran. Dalam Islam, puasa memiliki beberapa sunah-sunnah yang disarankan untuk dilakukan. Berikut ini adalah beberapa sunah-sunnah puasa yang perlu diketahui.

1.Sahur

Sahur adalah makan sahur sebelum memulai puasa di pagi hari. Sahur disunahkan karena dapat memberikan energi dan kekuatan bagi tubuh selama menjalankan ibadah puasa. Selain itu, sahur juga dianggap sebagai tindakan yang dicintai oleh Allah SWT dan Rasulullah SAW.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِى السَّحُورِ بَرَكَةً

Makan sahurlah karena sesungguhnya pada sahur itu terdapat berkah.” 

2. Menyegerakan Berbuka 

Mempercepat waktu berbuka. Dalam hal ini, seorang muslim dianjurkan untuk segera membuka puasa setelah waktu Maghrib tiba. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ

Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka

3. Memperbanyak Membaca Al-Quran

Selama bulan Ramadan, umat muslim disarankan untuk memperbanyak membaca Al-Quran. Hal ini disebabkan karena bulan Ramadan dianggap sebagai bulan suci yang penuh dengan berkah dan ampunan. Dengan membaca Al-Quran, seseorang dapat memperoleh pahala yang besar dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

abi Shallallahu ’alaihi wa salam. Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu,

أن جبريل كان يعْرضُ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْقُرْآنَ كُلَّ عَامٍ مَرَّةً ، فَعرضَ عَلَيْهِ مَرَّتَيْنِ فِي الْعَامِ الَّذِي قُبِضَ فيه

Dahulu Jibril mendatangi dan mengajarkan Al-Qur’an kepada Nabi shalallahu ‘alayhi wa sallam setiap tahun sekali (pada bulan ramadhan). Pada tahun wafatnya Rasulullah shalallahu ‘alayi wasallam Jibril mendatangi dan mengajarkan Al-Qur’an kepada beliau sebanyak dua kali (untuk mengokohkan dan memantapkannya)

4. Menghindari Perkataan yang Buruk

Selama menjalankan puasa, disarankan untuk menghindari perkataan yang buruk seperti mengumpat, berbohong, dan memfitnah. Hal ini karena puasa bukan hanya menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga menahan diri dari segala bentuk kejahatan dan perilaku negatif.

Dalil untuk meninggalkan perkataan yang buruk adalah hadis berikut,

Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan dusta dan pengamalannya, maka Allah SWT tidak memerlukan dia untuk meninggalkan makan dan minumnya.”

5. Memberikan Sedekah

Memberikan sedekah selama bulan Ramadan merupakan sunah yang sangat dianjurkan dalam agama Islam. Dengan memberikan sedekah, seseorang dapat memberikan manfaat kepada orang lain dan memperoleh pahala yang besar dari Allah SWT.

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata,

كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – أَجْوَدَ النَّاسِ بِالْخَيْرِ ، وَكَانَ أَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِى رَمَضَانَ ، حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ ، وَكَانَ جِبْرِيلُ – عَلَيْهِ السَّلاَمُ – يَلْقَاهُ كُلَّ لَيْلَةٍ فِى رَمَضَانَ حَتَّى يَنْسَلِخَ ، يَعْرِضُ عَلَيْهِ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – الْقُرْآنَ ، فَإِذَا لَقِيَهُ جِبْرِيلُ – عَلَيْهِ السَّلاَمُ – كَانَ أَجْوَدَ بِالْخَيْرِ مِنَ الرِّيحِ الْمُرْسَلَةِ

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling gemar melakukan kebaikan. Kedermawanan (kebaikan) yang beliau lakukan lebih lagi di bulan Ramadhan yaitu ketika Jibril ‘alaihis salam menemui beliau. Jibril ‘alaihis salam datang menemui beliau pada setiap malam di bulan Ramadhan (untuk membacakan Al Qur’an) hingga Al Qur’an selesai dibacakan untuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Apabila Jibril ‘alaihi salam datang menemuinya, beliau adalah orang yang lebih cepat dalam kebaikan dari angin yang berhembus.

6. Berdoa Ketika Ingin Berbuka Puasa

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ثَلاَثَةٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمُ الإِمَامُ الْعَادِلُ وَالصَّائِمُ حِينَ يُفْطِرُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ

“Ada tiga orang yang do’anya tidak ditolak : (1) Pemimpin yang adil, (2) Orang yang berpuasa ketika dia berbuka, (3) Do’a orang yang terdzolimi.” Ketika berbuka adalah waktu terkabulnya do’a karena ketika itu orang yang berpuasa telah menyelesaikan ibadahnya dalam keadaan tunduk dan merendahkan diri.

Ada banyak doa yang bisa dibaca ketika ingin berbuka puasa. Salah satunya adalah:

Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika berbuka beliau membaca do’a berikut ini,

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah (artinya: Rasa haus telah hilang dan urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan insya Allah.

 

Bogor 3/15/2023

Riyad Al Aziz, BA, M.Pd

Kajian full bisa ditonton di youtube channel SMP SMA Nuraida Official :

Facebook
Twitter
WhatsApp